Rabu, 22 September 2010

Menulis Laporan Perjalanan

Sesudah menyelenggarakan suatu kegiat­an atau perjalanan, kita dapat membuat suatu laporan. Dalam laporan itu diuraikan apa yang telah kita kerjakan, pengalaman baru yang diperoleh, saran-saran yang perlu diajukan, dan lain-lain.

Pada materi ini saya akan menjelaskan tata cara menulis laporan. Laporan tersebut dapat beru­pa laporan berita, laporan perjalanan, dan lain-lain. Sebelum laporan dibuat terlebih dulu buatlah kerangkanya.

1. Menyusun kerangka laporan.

Tuliskan peristiwa atau kegiatan sebagai pokok-pokok laporan kegiatan! Jika sudah lengkap, susunlah pokok-pokok laporan kegiatan disertai penjelasan secukupnya sehingga menjadi sebuah kerangka lapor­an kegiatan! Setelah selesai, periksalah dengan teliti apakah kerangka laporan ke­giatan itu sudah lengkap dan urutannya sudah benar!

2. Mengembangkan kerangka laporan men­jadi kalimat-kalimat dalam paragraf.

Setelah kerangka laporan kegiatan perja­lanan itu lengkap dan susunannya benar, tuangkanlah ke dalam paragraf-paragraf yang benar juga dengan bahasa Indone­sia baku.

Kerangka laporan umumnya sebagai beri­kut:

I. Nama Laporan

II. Pendahuluan

III. Isi Laporan

IV.Penutup


Untuk lebih jelasnya, berikut penjabaran­nya:

1. Nama Laporan

Nama Laporan sesuai dengan nama kegiat­an yang dilakukan.

contoh:

Laporan Karya Wisata Jawa-Bali
Thn. 2004/2005

2. Pendahuluan

a. Tujuan karya wisata Jawa-Bali (tujuan diuraikan menjadi sebuah paragraf).

b. Waktu pelaksanaan (hari, sampai ...).

C. Tempat (tempat-tempat objek wisata yang dikunjungi).

d. Jumlah peserta (berapa orang).

3. Isi

a. Persiapan ... .

b. Kegiatannya (diuraikan dari persiapan sampai selesai).

c. Laporan keuangan.

d. Kepanitiaannya.

4. Penutup

a. Kesan-kesan

b. Pesan-pesan

Kata penutup dan nama pembuat la­poran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar